• kompressupj

Unik! Designer Harris Reed Menghilangkan Stereotipe Gender Pada Fashion


Sumber foto : Harrisreed.com


Saat ini banyak sekali tren dan mode cara berpakaian antara pria dan wanita. Kedatangan desainer asal London berusia 24 tahun yang bernama Harris Reed membawakan busana yang bernuansa, tanpa melihat gender. Ia ingin semua orang merasakan kerataan dalam berpakaian. Baginya, wanita dan pria tidak ada salahnya untuk berpakaian tanpa membedakan gender. Harris Reed terkenal dengan gaya busananya yang unik dan klasik. Ia juga dikenal sebagai desainer ex personil One Direction yaitu Harry Styles. Seperti yang kita ketahui gaya Harry Styles dominan dengan feminisme.


Haris Reed mengambil inspirasi busananya dari masalah sosial dan politik terkini yang menurut Reed paling terkait. Busana yang dia buat dibangun dari penilaian tanggung jawab bahwa fashion harus memicu perbincangan terkait dengan ketidakadilan yang terjadi di lingkungan masyarakat, akan tetapi tetap setia pada etos merek yang berjuang untuk visi fluiditas dan inklusivitas gender. Reed ingin mengaburkan kesalahan pandangan atau stereotipe yang telah terbentuk sebelumnya tentang gender dan seksualitas.


Semua desainer mempunyai pesan dibalik semua rancangan yang mereka lakukan, pesan dari Reed ialah ia ingin kesetaraan gender untuk bebas berekspresi melalui berpakaian tanpa penghalang dan batasan.


Cukup sulit dimengerti tetapi unik jika dipadukan dalam fashion mode yang tidak memiliki batasan karena semua orang layak untuk berkreativitas. Saat masih belajar di Central Saint Martins, Desainer asal London ini mampu menarik perhatian dari beberapa artis ternama untuk diajak bekerjasama seperti Harry Styles, Alessandro Michele, dan Ezra Miller.


Reed menghasilkan pers dan wawancara profil tinggi seperti Vogue, GQ & Dazed, Another Man, dan Harper's Bazaar. Dan yang lebih menakjubkan lagi adalah Reed mampu pecahkan rekor cover Vogue dengan melibatkan Harry Style memakai gaun tulle panjang berwarna abu-abu.


Sumber foto : detik.com


Harris Reed juga memamerkan beberapa busana di kala new normal. Acara tersebut diadakan pada kelulusan di Universitas Seni Central Saint Martins, London. Reed membuat topi dengan sisi pinggir yang lebar dan rok crinoline, serupa dengan rok gelembung lebar yang popular di era pertengahan abad ke 19.


Sumber foto : borneonews.co.id


Itulah informasi singkat tentang sosok seorang desainer Harris Reed. Harris Reed diharapkan dapat membuat ide-ide atau tren gaya berpakaian yang baru, unik, dan kreatif bagi industri fashion ke depannya. Serta bisa mengatasi kesenjangan sosial yang masih terasa di lingkungan masyarakat, terutama tentang fashion berpakaian.


Penulis : Berliana Siti Zahra, Puanka Arlitajune, Lucky Satria Wicaksana, Milenia Puspa Ningrum

Editor : Ridha Lutfia

Approved by : Naurissa Biasini


31 views0 comments
 

©2020 by KOMPRESS. Proudly created with Wix.com