• kompressupj

Hiburan Saat Pandemi, Drive-in Cinema Hadir di Indonesia

Updated: Jun 29, 2020

Nonton Bioskop di era pandemi? Siapa takut!



Rasa bosan sering kali dirasakan selama masa pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) karena kita dianjurkan untuk tetap berada di rumah. Salah satu cara mengatasi rasa bosan tersebut adalah pergi ke drive-in cinema. Drive-in cinema atau menonton bioskop dalam kendaraan hadir kembali untuk mengobati kerinduan masyarakat terhadap film layar lebar.


Sejarah Drive-in Cinema di Indonesia


Drive-in cinema pertama kali dibuka pada 6 Juni 1933 di Crescent, Amerika dan menjadi  tren pada 1933 hingga 1970-an. Meskipun cara menonton film seperti ini sudah lama ditinggalkan oleh sejumlah negara, di Indonesia drive-in cinema pernah dibuka pada 1970 di Pantai Binari, Ancol yang mampu menampung hingga 800 mobil dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. 


Pihak Pembangunan Jaya menarifkan harga untuk menikmati film sebesar Rp500,- untuk dewasa dan Rp.300,- untuk anak-anak. Biaya tersebut memungkinkan pengunjung menonton dua film. Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan kesan bahwa drive-in cinema hanya untuk kalangan atas saja, karena untuk menikmati drive-in cinema harus membawa mobil dan pemutaran film akan berakhir pada pukul 00.00.


Meskipun sebagian besar pengunjung adalah muda-mudi, cukup banyak juga orang tua yang hadir dengan anak-anak mereka. Padahal, film-film yang diputar bukan film anak-anak. Tempat hiburan yang cukup diminati oleh para remaja ini dikenal dengan istilah mobil goyang karena penonton di dalamnya seringkali melakukan adegan film dewasa.


“Sering terlihat samar-samar mobil yang diparkir bergoyang-goyang karena penumpang di dalamnya juga ikut bermain film!” kata Firman Lubis dalam Jakarta 1970-an.


Sistem Drive-in Cinema di Masa Pandemi 


Melalui akun Instagram @driveincinemajkt, Ergo dan co. berhasil menghadirkan kembali drive-in cinema di Jakarta. lde ini bisa menjadi bagian dari destinasi wisata saat new normal  bagi warga Indonesia untuk menikmati hiburan dengan cara yang berbeda walaupun pandemi ini masih berlangsung. Tempat ini akan menjadi solusi untuk menonton film bioskop dengan menerapkan physical distancing. Penonton dapat menonton film layar lebar dengan tetap menjaga jarak, seperti halnya peraturan bahwa pengunjung tidak diperbolehkan turun dari kendaraan kecuali ke toilet.


Kali ini drive-in cinema hadir di Sky Parking District 1 Meikarta yang mampu menampung sebanyak 150 mobil. Lokasinya akan berpindah-pindah karena terkendala dengan biaya sewa yang mahal. Dalam satu hari akan diputarkan tiga film dari berbagai genre film seperti petualangan, komedi, drama, dan olahraga. Adam Hadziq, perwakilan dari Ergo dan co. menjelaskan bahwa kemungkinan besar film yang akan diputarkan adalah film-film lokal yang sudah tayang sebelum adanya pandemi.


“Kemungkinan film yang akan kami tayangkan adalah film yang kemarin sudah naik di bioskop tapi kehajar sama pandemi dan utah tutup. Tapi itu masih dalam pembicaraan,” ujar Adam.


Sistem drive-in cinema mengedepankan protokol kesehatan yang cukup ketat. Saat sampai di lokasi, setiap pengunjung akan diperiksa suhu tubuh dengan maksimal 37,5 celcius, wajib menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer, dan akan diberikan nomor parkir mobil. Ketika menikmati drive-in cinema, kita tidak perlu membeli tiket, cukup dengan membeli makanan dan minuman saja. Suara film juga dapat didengar melalui saluran frekuensi radio khusus yang akan diberikan oleh petugas.


“Jadi, penonton cukup bawa mobil saja. Nantinya mobil akan disemproti disinfektan dan orangnya tidak boleh keluar dari mobil, kayak drive-thru biasa saja,” ujar Adam.


Lalu apakah kembalinya drive-in cinema menandakan kembalinya mobil goyang? Semoga saja tidak. Merasa rindu dengan pasangan? Yuk, datang ke drive-in cinema di Meikarta!


Penulis: Avifah Yuthika

Editor: Faliha Ishma Amado

Approved by: Emma Aliudin

41 views2 comments
 

©2020 by KOMPRESS. Proudly created with Wix.com