• kompressupj

Foto Produk Profesional Cukup #DirumahAja



Berbisnis di tengah pandemi memang tidak mudah. Beberapa sektor bisnis harus gulung tikar karena sulitnya mencari konsumen. Salah satu cara untuk bisa tetap bertahan adalah membuka peluang bisnis online. Saat ini beberapa marketplace telah disediakan, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak. Tak hanya marketplace, media sosial seperti Instagram dan Facebook juga dijadikan peluang untuk online business.

Pandemi mengakibatkan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yaitu mewajibkan masyarakat untuk beraktivitas di dalam rumah. Meski PSBB sudah mulai dihentikan dan diganti menjadi “New Normal”, nyatanya masih banyak pekerja yang harus dirumahkan.

Masyarakat berlomba-lomba mencari pemasukan dana yang salah satunya adalah berbisnis online. Sistemnya yang fleksibel sangat mudah digunakan. Biasanya, transaksi dapat dilakukan melalui m-banking dan pesanan akan diantar menggunakan kurir.

Banyaknya pebisnis online rumahan membuat daya saing semakin tinggi. Tentunya terdapat hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh para pelapak bisnis online agar produk ataupun jasanya dapat laku terjual di pasaran, salah satunya adalah visualisasi seperti foto produk.

Maka dari itu, KOMPRESS ingin berbagi tutorial untuk melakukan foto produk bisnis online Komunikan dengan memanfaatkan perlengkapan yang ada di rumah. Selain meminimalisir budget, Komunikan menjadi lebih bebas untuk mengatur gaya foto profuk sesuai konsep yang kalian inginkan. Yuk, simak tutorialnya di bawah ini!

1. Tentukan konsep foto produk

Konsep ataupun tema foto produk merupakan hal yang penting untuk direncanakan terlebih dahulu. Komunikan bisa menggunakan moodboard yang berisi gambar-gambar contoh produk, suasana, background, perlengkapan, musik, hingga tulisan yang sesuai dengan konsep keinginan. Usahakan agar konsep tersampaikan melalui makna foto tersebut.

2. Siapkan background fotonya

Manfaatkan sisi menarik di rumah Komunikan, misal taman hingga tembok dengan cat polos seperti warna putih atau warna pastel. Sesuaikan background dengan konsep toko dan produk kalian.

3. Atur pencahayaan

Komunikan bisa memanfaatkan cahaya matahari untuk mendapatkan hasil yang lebih natural. Letakkan objek di tempat yang terkena cahaya matahari seperti jendela, halaman, atau pintu terbuka. Pukul 8-9 pagi atau 4-5 sore adalah waktu yang tepat untuk mengambil gambar, biasanya disebut sebagai golden hour. Penambahan lampu atau flash juga dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan pencahayaan.

4. Manfaatkan kamera handphone, DSLR, mirrorless, atau kamera lainnya yang Komunikan miliki

Kenali setiap fungsi di dalam kamera yang kalian miliki agar hasil foto produk lebih maksimal. Atur dengan resolusi tertinggi, ISO yang tepat, white balance yang sesuai, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan foto produk yang jelas dan berkualitas, tentunya tak kalah dengan hasil foto fotografer profesional.

5. Ambil berbagai macam angle

Angle atau sudut potret nyatanya sangat berpengaruh pada hasil foto produk. Ambil foto produk kalian dari berbagai macam angle, sehingga konsumen dapat mengenalinya dengan baik. Komunikan bisa mencari referensi angle foto dengan produk serupa di Instagram, Vsco, Pinterest, Unsplash, dan lain-lain.

6. Hindari zoom

Zoom atau perbesaran objek pada kamera akan menurunkan kualitas foto. Akibatnya hasil foto akan lebih buram, berbayang, ataupun pecah. Usahakan untuk mengambil foto dengan jarak yang cukup. Dekati objek untuk mengambil foto produk lebih detail.

7. Tetap stabil saat mengambil foto

Usahakan untuk tetap stabil saat mengambil foto. Hindari tangan yang gemetar ataupun bergoyang. Komunikan bisa memanfaatkan tripod ataupun stabilizer (jika punya) untuk membantu menjaga hasil foto tetap jelas dan stabil.

8. Edit dan percantik foto produk

Edit foto produk sesuai konsep yang Komunikan inginkan. Usahakan jangan terlalu berlebihan agar produk lebih natural.

9. Tambahkan watermark

Gunakan watermark atau tanda yang menjadi ciri khas toko kalian seperti logo ataupun icon tertentu agar hasil foto produk tak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

10. Gunakan model

Minta bantuan kerabat atau anggota keluarga untuk menjadi model foto produk Komunikan. Pilih model yang sesuai dengan konsep toko.


Setelah mengetahui tutorial mengambil foto produk dengan memanfaatkan perlengkapan rumah, jangan lupa untuk selalu berlatih agar hasilnya lebih maksimal. Komunikan juga dapat mengikuti workshop foto produk online untuk mendapatkan referensi dari para ahli ataupun fotografer profesional lainnya. Tetap semangat berbisnis online, ya!



Penulis: Danisa Amanda Ardianti

Editor: Faliha Ishma Amado

Approved by: Emma Aliudin

5 views0 comments