• kompressupj

COMMFEST 2018 VS Co-Fest 2019, Kenapa Berubah Nama?


Salah satu event yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya mengubah nama event-nya. Jika awalnya nama event tersebut adalah Commfest atau Communication Festival, kini berubah menjadi Co-Fest atau Collaboration Festival. Ada apa kah sebenarnya?

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) merupakan salah satu Program Studi yang memiliki jenjang karir di masa mendatang dalam banyak bidang pekerjaan seperti Public Relations dan Broadcasting Journalism. Agar siap menghadapi dunia pekerjaan dan memiliki karir yang baik, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dituntut untuk memiliki kreativitas tinggi serta harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi.

Acara COMMFEST merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, pertama kali diselenggarakan tahun 2015 dengan tema “Super Entrepreneur” dan diikuti oleh 300 peserta. Dengan menghadirkan seorang praktisi dalam bidang broadcasting yaitu Gustav Aulia dan public figure yang juga merupakan seorang entrepreneur, Indra Bekti.

Acara yang kedua diselenggarakan pada tahun 2016 dengan tema “Diginesia” yang merupakan singkatan dari Digital dan Indonesia.

COMMFEST ketiga diselenggarakan pada tahun 2017 dengan tema “EVODIUS” yang merupakan singkatan dari Evolution of Mass Medius. Dalam COMMFEST ketiga ini Program Studi Ilmu Komunikasi bersama HIMAKOM bekerja sama dengan seluruh Program Studi dalam Fakultas Humaniora dan Bisnis (FHB), yaitu Program Studi Manajemen, Psikologi, dan Akuntansi.

COMMFEST keempat diselenggarakan pada tanggal 4 - 7 Desember 2018 dengan tema “CREDIT TITLE” (Creative Entrepreneur Dare to Innovate and Inspire People). Terdapat banyak kegiatan dalam acara ini yaitu seminar, perlombaan, bazaar makanan, kegiatan bazaar charity, dan guest star performance.

COMMFEST kelima diselenggarakan dengan semangat kolaborasi. COMMFEST (Communication Festival) berubah nama menjadi Co-Fest (Collaboration Festival). Lewat Co-Fest 2019, Program Studi Ilmu Komunikasi bersama HIMAKOM ingin berkolaborasi dengan lebih banyak pihak lagi seperti yang telah dilakukan pada acara yang sebelumnya diselenggarakan dan menghilangkan kesan bahwa acara ini hanya milik salah satu program studi saja.

Co-Fest 2019 dilaksanakan selama empat hari pada tanggal 12-15 November 2019 dengan tagline “Competitive Generation in Disruptive Era”. Terdapat rangkaian kegiatan dalam acara ini yaitu seminar, perlombaan, bazaar, dan guest star performance. Kemudian diadakan juga beberapa perlombaan yaitu lomba social campaign, PUBG, fotografi, poster, baca berita (news anchor), diskusi panel “Creative Conference”, serta cerdas cermat.

“Diharapkan bisa berkolaborasi dengan seluruh program studi yang ada di Universitas Pembangunan Jaya dan banyak yang ikut serta meramaikan dan memeriahkan acara tahunan Ilmu Komunikasi,” ujar ata Alya Iasha Pramesti sebagai salah satu panita yang dua kali berpartisipasi di COMMFEST dan Co-Fest.

Ia juga mengatakan hasil dari perubahan nama tersebut memiliki hal positif.

”Dampaknya yang bisa dirasakan itu menurut saya lebih banyak yang ikut serta terus lebih mengenal satu sama lain dari program studi di luar ilmu komunikasi dan menambah koneksi sih lebih tepatnya,” lanjutnya.

Perubahan nama dari COMMFEST menjadi Co-Fest berdampak pada pencapaian Co-Fest 2019 di mana pada penutupan acara tersebut dihadiri oleh 5 ribu penonton untuk memeriahkan music performances di hari terakhir Co-Fest 2019.




Penulis: Kadek Alvia Raspati

Editor: Faliha Ishma Amado

Approved by: Emma Aliudin

28 views0 comments
 

©2020 by KOMPRESS. Proudly created with Wix.com